Tahun 2012, 80 Persen Komputer Tak Bisa Akses Internet

SURABAYA – Tingkat kesadaran penggunaan software berlisensi di Indonesia masih minim. APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) menyebut, 80 persen pemilik komputer di Indonesia masih menggunakan perangkat lunak bajakan.

Koordinator I APJII Jatim Moh. Noor Al Azam menuturkan, pengguna internet di Indonesia berkisar 25-30 juta. Seluruh pengguna internet tentu pemilik komputer. “Mereka harus segera mengganti sistem operasi dengan yang berlisensi,” kata dia di sela-sela gathering APJII Jatim kemarin (7/4).

Alasannya, software bajakan tidak kompatibel dengan internet protocol address, yang lebih dikenal IP, versi 6 (IPv6) atau terbaru. Menurut pria yang juga deputy branch manager PT Rahajasa Media Internet tersebut, hal itu membuat pemilik komputer tidak melakukan koneksi internet. “Diprediksi, IPv6 mulai digunakan pada awal 2012. Ini seiring dengan ketersediaan IPv4 yang tinggal 8 persen,” paparnya.

Noor menjelaskan, saat ini koneksi jaringan masih menggunakan IPv4 yang dapat melayani sekitar 4,2 miliar hosts. Namun, menurut perhitungan IANA (internet assigned numbers authority), lembaga yang bertanggung jawab pada koordinasi penggunaan DNS root, IP address, dan sumber daya internet lainnya, ketersediaan IPv4 bakal habis pada akhir 2011. “Jadi, kalau kita tidak mempersiapkan mulai sekarang. kiamat 2012 bisa terjadi,” katanya.

Menurut Noor, para penyedia jasa internet atau internet service provider (ISP) secara infrastrutur siap menghadapi pergantian IPv6. Begitu juga produsen-produsen software sistem operasi. “Mereka telah membuat program yang bisa langsung nyambung IPv6. Asal, software-nya orisinal,” tuturnya.

IPv6 memiliki panjang header 128 bit. Maka, pelayanan internet bakal mencapai maksimal 340 x 1036 hosts. “Dengan demikian, bisa jadi IP tidak hanya dipakai untuk komputer atau layanan mobile lain, tapi juga produk-produk lain. Misalnya, jam tangan,” terangnya.

Karena itu, APJII Jatim bakal mengadakan sosialisasi kepada masyarakat. Rencananya, pada 28 April nanti, mereka menyelenggarakan workshop. Sasarannya, peserta dari anggota APJII, perusahaan, mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum yang sering menggunakan internet. “Jadi, mereka bisa mempersiapkan mulai dini,” ujarnya. (dio/c8/kim) http://www.jawapos.co.id

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s